Perempat-final Liga Champions akhirnya tuntas. Dari empat laga yang
dihelat, duel Real Madrid kontra APOEL Nicosia menjadi laga yang
menghasilkan skor agregate terbesar di musim ini.
Namun
keunggulan 8-2 secara agregate tidak memposisikan skuad Jose Mourinho
sebagai tim yang bisa menundukkan lawannya dengan skor gabungan
terbesar.
skor agregate dalam jumlah besar di era Liga
Champions.
| BAYERN
MUNICH 12-1 SPORTING LISBON (2008-09) |
Bayern mencetak empat gol di babak kedua
pada leg pertama di babak 16 besar saat menghadapi Sporting Lisbon.
Franck Ribery lebih dulu mencetak satu gol di babak pertama sebelum
mengamuk di 45 menit kedua.
Di leg kedua di Munich, hasilnya jauh
lebih buruk bagi skuad asuhan Paulo Bento. Skor 7-1 menjadi hasil akhir
laga tersebut. Secara agregate, Bayern menang meyakinkan dengan skor
12-1, yang menjadi marjin selisih gol terbesar di era Liga Champions
sampai saat ini.
| LYON
10-2 WERDER BREMEN (2004-05) |

Di
edisi 2004/05, Lyon sudah menunjukkan tanda-tanda menang dengan skor
telak saat menang 3-0 di pertemuan pertama di Weserstadion kala dijamu
Werder Bremen. Padahal tim tuan rumah mengendalikan jalannya
pertandingan sepanjang 90 menit laga.
Di Stade Gerland, segalanya
menjadi lebih parah bagi Bremen. Di 30 menit pertama, tiga gol sudah
bersarang ke gawang tim Bundesliga Jerman tersebut, sekaligus mengubur
kans menembus babak selanjutnya.
Namun Bremen terus berjuang dan
akhirnya menuntaskan laga dengan memasukkan dua gol, tapi juga kemasukan
empat gol tambahan. Skor akhir 7-2, atau 10-2 secara agregate.
Sayangnya,
di perempat-final, Lyon kalah dalam adu tos-tosan melawan PSV
Eindhoven. Tragis.
| BARCELONA
10-2 BAYER LEVERKUSEN (2011-12) |

Kemenangan
dengan skor besar juga dicatat Barcelona. Dan, beruntungnya kita, momen
tersebut terjadi di musim ini, kala sang juara bertahan menghadapi
Bayer Leverkusen di babak 16 besar.
Di Bay Arena, Barcelona
menang dengan skor 3-1, memposisikan klub Spanyol itu dalam pole
position untuk lolos ke babak perempat-final.
Dan Di Nou Camp,
Barcelona benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat
juara musim ini. Mengandalkan pemain terbaik dunia Lionel Messi, gawang
Leverkusen dipermak tujuh gol berbalas satu. Messi sendiri mencetak lima
gol di laga tersebut.
| REAL
MADRID 8-2 APOEL NICOSIA (2011-12) |

Dan
dinihari tadi, Real Madrid memposisikan diri mereka masuk dalam tim
yang bisa mencatat kemenangan dengan skor besar dalam laga dua leg di
fase gugur Liga Champions. Korbannya adalah APOEL Nicosia.
Tim
Siprus itu sudah kalah 3-0 di kandang sendiri minggu lalu. Kans mereka
membalas di Santiago Bernabeu terbilang kecil.
Benar saja,
Cristiano Ronaldo dkk menggila di depan pendukung mereka sendiri.
Ronaldo, Kaka, Jose Callejon dan Angel Di Maria menjadi pemain yang
melesakkan bola bergantian untuk membawa timnya unggul 5-2, atau 8-2
secara agregate.
| BAYERN
MUNICH 7-1 BASEL (2011-12) |

Masih di musim ini, Bayern sempat kalah di leg pertama di St Jakob
Park, saat dijamu Basel. Tapi pembalasan telak ditunjukkan skuad Jupp
Heynckes di Allianz Arena pada leg kedua.
Mario Gomez yang
menjadi salah satu aktor utama mengubur kans Basel dengan memetik
kemenangan meyakinkan 7-0.
Bayern kini menatap lurus kesempatan
bermain di final Liga Champions musim ini, yang akan dilangsungkan di
stadion kebanggaan mereka. Untuk bisa sampai di sana, Bayern masih harus
menaklukkan Real Madrid di semi-final.